Akibat tidak mau mengalah…

13 12 2007

Percakapan saat makan siang 11/12/2007 di kantin Semarang :

Him : ” Ndi, bekas tato ya ” sambil menunjuk keloid di tangan sebelah kanan gw
Me  : ” Bukan, ini bekas luka operasi waktu patah tulang “
Him : ” wah, masih pake pen donk “
Me  :  ” Udah ga, justru ini hasil operasi pengangkatan pen “
Him :  ” Oooo…. “

Obrolan pagi hari di kantor

Sekilas terdengar rumpian ada yang masuk rumah sakit
Me    : ” Siapa yang masuk rumah sakit ?”
Fren : ” Si Him masuk rumah sakit “
Me    : ” Kenapa ?”
Fren : ” kemaren sore kecelakaan, katanya kelindes mobil, kakinya patah “

Terngiang percakapan gw dengan si Him soal kecelakaan yang pernah gw alami yang mengakibatkan tulang di jempol tangan kanan gw patah. Apa ini suatu pertanda ketika dia bertanya-tanya soal bekas luka gw pada waktu itu ? Ga tau deh.. yang pasti siangnya gw bersama teman-teman langsung besuk dia di rumah sakit di daerah Sunter. sampai di sana, tanpa basa basi gw menanyakan kronologisnya. Si Him saat itu melaju dengan motornya di jalur yang semestinya. Seketika di depannya terlihat Honda Jazz dari arah yang berlawanan akan menyebrang ke kanan, dan berarti akan memotong jalan si Him, dia berpendapat sedang berada di jalurnya dan berupaya tidak memberi kesempatan kepada Honda Jazz untuk menyebrang terlebih dahulu dan yakin kalau Honda Jazz itu akan berhenti memberi kesempatan si Him untuk jalan terlebih dahulu. Namun ternyata perkiraan Him salah. Honda Jazz tersebut tetap melaju memotong jalur dan si Him juga tidak menurunkan gasnya untuk tetap terus jalan dan… BRAAAKKK.. benturan pun tidak terhindarkan. Melihat kondisi kaki kanannya yang patah, ada kemungkinan bukan disebabkan karen terlindas ban mobil,  tapi karena dihajar oleh bumper depan mobil sebelah kanan.

Dari cerita temen gw dapat diambil kesimpulan kalau penyebab utama kejadian tersebut adalah tidak adanya rasa saling untuk mengalah, semuanya ingin yang didahulukan. Dan memang hal itu yang sering terlihat di sekitar kita. Kesabaran sangat dibutuhkan oleh para pengguna jalan saat ini, baik itu pengendara motor maupun pengemudi mobil. yang kuat menang yang lemah kalah, mungkin itu doktrin yang pas untuk menggambarkan kondisi lalu lintas di Jabodetabek saat ini. Untunglah di dalam diri gw masih ada rasa sabar  dan saling mengalah dalam berkendara, walaupun kadang semua itu juga hilang ketika gw sedang diburu oleh waktu. Tapi kejadian tersebut membuat gw saat ini lebih berpikir 2 kali dalam mengambil suatu tindakan ketika sedang berkendara dai jalan raya.


Actions

Information

2 responses

14 12 2007
nengbiker

hati2 ya broooooo…

17 12 2007
Ochep PoB

iya sist.. tiap hari udah ati-ati kok, cuma… kita yg udah ati-ati.. orang lain belum tentu… :((

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: